22.9.14

Diskusi Jurnalisme Lingkungan MANGROVEMAGZ, Event Budaya Menulis untuk Lingkungan

Semarang - KeMANGI. Tepat hari Jumat, 19 September 2014 bertempat di i-Cos Cafe, Tembalang Semarang, MANGROVEMAGZ mengadakan event pertamanya. Acara yang bertajuk “Diskusi Jurnalisme Lingkungan : Pengenalan Jurnalisme Lingkungan Hidup, Prinsip-Prinsip dan Contoh Liputan” ini dihadiri oleh narasumber yang sudah lebih dari 15 tahun malang melingtang di lingkungan, serta hampir 10 tahun menjadi jurnalis Tempo dan National Geographic, ialah IGG Maha Adi.

Pria asal Bali ini sengaja meluangkan waktunya dan jauh-jauh datang dari Jakarta untuk hadir menjadi narasumber diskusi ini. Acara yang berlangsung dari pukul 19.00 hingga pukul 22.30 WIB ini dihadiri oleh hampir 35 peserta dari berbagai komunitas lingkungan dan mahasiswa pecinta alam dari beberapa kampus di Semarang.

Acara ini berlangsung dengan sangat meriah terbukti dari tingginya antusiasme para peserta diskusi, baik saat acara berlangsung maupun pasca acara dengan melakukan foto bersama ataupun ngobrol-ngobrol agar lebih dekat dengan narasumber.

Acara diskusi ini dilatarbelakangi oleh adanya kekurangsadaran mahasiswa, utamanya mahasiswa dari komunitas lingkungan atau pecinta alam terhadap budaya menulis. Kenapa bisa begitu? Karena sejauh ini mahasiswa cenderung melakukan sebuah ekspedisi dalam komunitasnya, namun jarang untuk menuliskannya.

Jadi, kenapa tidak kita menumbuhkan budaya menulis lingkungan diantara mahasiswa. Selain bisa dibilang sebagai ilmu yang belum begitu mendapat perhatian lebih dari masyarakat, jurnalisme lingkungan juga dianggap sebagai suatu topik yang tidak biasa, dalam arti seorang jurnalis dalam melakukan liputannya bisa dibilang lebih berat atau melelahkan jika dibandingkan dengan jurnalis yang meliput berita ekonomi maupun politik, karena dalam jurnalisme lingkungan sendiri, jurnalis harus turun langsung ke lapangan atau ke medan yang lebih berat.

Nah, untuk mahasiswa sendiri yang sering melakukan ekspedisi ataupun berkegiatan di alam, marilah budayakan menulis lingkungan, jadilah jurnalis untuk dirimu sendiri dan lingkunganmu!

Special thanks untuk Pak IGG Maha Adi yang sudah berbagi ilmu sangat banyak dengan teman-teman di Semarang. Keep writing and keep greening! Selamat memasuki dunia jurnalisme lingkungan hidup.