8.12.15

KLHK dan CV. KeMANGI Bersih Pantai dan Tanam 1000 Cemara Laut di Mangkang Kulon

Semarang - KeMANGI. Pada tanggal 5 Desember 2015, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan CV. KeMANGI telah mengadakan kegiatan bertajuk Gerakan Pantai Bersih dan Laut Lestari (GPB2L) yang diadakan di TPI Mangkang Kulon, Semarang.

Acara yang diikuti oleh berbagai macam kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas pecinta lingkungan, dan dinas terkait lingkungan pesisir ini, menyedot peserta hingga mencapai 400 orang. Inti dari acara ini adalah melakukan penanaman mangrove jenis Cemara Laut sebanyak 1000 bibit dan melakukan bersih pantai (coastal clean up) di sepanjang pesisir TPI Mangkang Kulon.

Dimulai pada pukul 07.00 WIB, acara ini dibuka oleh Joko Sutrisnno (Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah). Usai dibuka, acara dilanjutkan dengan simbolisasi penyerahan alat kebersihan dan bibit Cemara Laut kepada perwakilan masyarakat dan kelompok tani mangrove.

Setelah itu, seluruh peserta diajak menuju lokasi penanaman untuk menanam 1000 bibit Cemara Laut. Penanaman dilakukan di pesisir pantai yang memiliki substrat berpasir. Seluruh peserta sangat antusias saat kegiatan penanaman dimulai.

"Kami sangat berharap, generasi muda mendatang bisa lebih peduli dengan kondisi lingkungan, saat ini. Hal yang paling mudah untuk bisa dilakukan adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan," ujar Cahyadi selaku Ketua Panitia GPB2L.

Usai penanaman, peserta melanjutkan kegiatannya dengan bersih pantai. Peserta mengambil semua sampah yang berserakan di pesisir pantai mulai dari sampah plastik, kain, kaca, karet dan sampah jenis lainnya. Setelah seluruh sampah dikumpulkan, kemudian panitia menimbang sampah yang didapat oleh peserta. Total sampah yang didapat mencapai 651 kg.

"Acaranya sangat seru, ini pengalaman pertama saya menanam mangrove, sekaligus bersih pantai, dan saya nggak nyangka ternyata sampahnya bisa sebanyak itu," komentar salah satu peserta GPB2L.

Acara yang selesai pada pukul 12.00 WIB ini diakhiri dengan hiburan dan pembagian doorprize.

"Setelah acara ini selesai, kami berharap makin banyak pihak yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan, khususnya sangat menjaga dalam pengelolaan sampah. Jangan sampai sampah yang kita hasilkan justru memperparah keadaan lingkungan, baik di hulu hingga hilir," pungkas Cahyadi.