29.3.16

Dirut CV. KeMANGI: Kelulushidupan Cemara Laut GPB2L Capai 90%

Semarang - KeMANGI. Pada tanggal 5 Desember 2015, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan CV. KeMANGI telah mengadakan kegiatan bertajuk Gerakan Pantai Bersih dan Laut Lestari (GPB2L) yang diadakan di TPI Mangkang Kulon, Semarang (berita lengkapnya bisa Anda simak di sini). Selain melakukan bersih pantai, dalam acara yang dihadiri oleh pelajar, mahasiswa, komunitas pecinta lingkungan dan dinas terkait lingkungan pesisir ini, juga melakukan penanaman mangrove jenis Cemara Laut sebanyak 1000 bibit.

Dalam program Monitoring dan Evaluasi (MONEV) pada tanggal 28 Maret 2016 - setelah kurang lebih empat bulan kemudian - dilakukan beberapa pengamatan, diantaranya pengamatan kondisi bibit Cemara Laut yang telah ditanam, kondisi lingkungan tempat penananam, pembersihan sampah di sepanjang bibit yang ditanam dan perubahan struktur tanah.

Rohmat Kuslarsono, saat ditemui di Kantor CV. KeMANGI, usai melakukan MONEV menyampaikan, “Alhamdulillah, kami sangat puas dengan hasil penanaman kali ini. Saat kami melakukan monitoring beberapa hari yang lalu, hasil kelulushidupannya sangat memuaskan, 90% Cemara Laut yang ditanam tumbuh sangat bagus,” ujar Dirut CV. KeMANGI, ini.

"Saat survei untuk penanaman dulu, kondisinya masih tandus, tapi sekarang sudah mulai berubah. Bibit yang ditanam oleh seluruh peserta dan panitia saat acara GPB2L berlangsung, tumbuh sangat optimal," tambahnya senang.

Cahyadi A. K. saat dihubungi mengenai hasil penanaman ini mengatakan, "Kami melakukan kegiatan penanaman diwaktu yang tepat, dimana penanaman dilakukan saat mulai masuk musim penghujan. Saya menduga, musim hujan ini menjadi salah satu faktor mengapa hasil penanaman Cemara Laut mampu tumbuh dengan optimal," terang Ketua Pelaksana GPB2L, ini.

Cemara Laut merupakan salah satu jenis mangrove asosiasi yang mampu tumbuh optimal di substrat berpasir. Bibit yang ditanam merupakan hasil pembibitan dari salah satu kelompok tani mangrove setempat yang diketuai oleh Ali Imron.

Diharapkan, dengan hasil tanam seperti ini, nantinya seluruh Cemara Laut yang tumbuh akan dapat mengubah kondisi pesisir di TPI Mangkang Kulon menjadi lebih sejuk dan rindang. (GRE/CAK/AI).